Gfd6Gpr9BSG7GpC6BSC8TUroGA==
Sekilas
Info

Kemenag Gelar Sidang Isbat Idul Adha 2026 Sore Ini

Ukuran huruf
Print 0

Pemerintah Siap Tetapkan Awal Zulhijah 1447 H Melalui Pemantauan Hilal Serentak di Seluruh Indonesia


Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Sidang Isbat penetapan awal Zulhijah 1447 Hijriah sekaligus Hari Raya Idul Adha 2026 pada sore ini, Minggu (17/5/2026), di Jakarta. Pertemuan berskala nasional ini melibatkan berbagai unsur penting mulai dari ulama, ormas Islam, ahli astronomi, hingga perwakilan negara sahabat. Langkah ini diambil guna menentukan tanggal pasti perayaan hari besar keagamaan umat Muslim di Indonesia secara legal dan objektif.


Tahapan Penting Sidang Isbat Idul Adha 2026

Pemerintah menerapkan mekanisme ketat dalam menentukan awal bulan penanggalan Hijriah. Proses krusial ini terbagi menjadi tiga tahapan utama yang berlangsung sejak siang hingga malam hari.

1. Seminar Posisi Hilal

Sesi pertama dimulai pada sore hari berupa pemaparan posisi hilal secara ilmiah. Tim Unifikasi Kalender Hijriah Kemenag akan memberikan penjelasan astronomis mengenai posisi bulan berdasarkan perhitungan hisab mutakhir. Sesi ini terbuka untuk umum dan dapat disaksikan oleh masyarakat secara daring.

2. Sidang Utama Secara Tertutup

Tahap kedua merupakan inti dari agenda hari ini. Sidang Isbat penetapan awal Zulhijah dan Iduladha 2026 digelar setelah ibadah salat Magrib. Pertemuan ini berlangsung tertutup demi menjaga kekhusyukan dan fokus dalam pengambilan keputusan bersama.

3. Konferensi Pers Hasil Keputusan

Tahap akhir adalah pengumuman resmi kepada masyarakat. Pemerintah akan menggelar konferensi pers untuk menyampaikan hasil keputusan Sidang Isbat secara transparan melalui berbagai kanal media.


Metode Rukyatul Hilal di Berbagai Wilayah Indonesia

Untuk mendukung akurasi data, Kemenag bekerja sama dengan sejumlah pihak guna menyebarkan titik pengamatan di seluruh penjuru negeri. Salah satu wilayah yang menjadi fokus utama berada di ujung barat Indonesia.

Kanwil Kemenag Aceh mengonfirmasi telah bersiap melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 H di Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, hari ini. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada posisi geografis pantai barat yang dinilai ideal untuk melihat ufuk secara langsung tanpa kendala struktural.

"Kami telah menyiapkan tim ahli dan perangkat teleskop terbaik di Lhoknga. Hasil pengamatan visual ini akan langsung dilaporkan ke pusat sebagai bahan pertimbangan utama dalam Sidang Isbat," ujar perwakilan Kemenag daerah dalam keterangan persnya.

Selain di Aceh, terdapat lebih dari 100 titik rukyatul hilal lainnya yang tersebar dari Papua hingga Sumatra. Seluruh pemantau di lapangan diwajibkan memberikan laporan langsung (real-time) sebelum sidang utama dimulai.


Rekam Jejak dan Data Teknis Penentuan Hisab

Secara astronomis, penentuan awal bulan Zulhijah tahun ini mengacu pada kriteria baru MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Berdasarkan kriteria tersebut, hilal dinyatakan memenuhi syarat jika memiliki:

  • Tinggi hilal minimal: 3 derajat di atas ufuk.

  • Sudut elongasi minimal: 6,4 derajat dari matahari.

Jika posisi hilal pada petang ini sudah memenuhi parameter tersebut, maka 1 Zulhijah 1447 H akan jatuh pada esok hari, Senin (18/5/2026). Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha yang diperingati setiap tanggal 10 Zulhijah diprediksi jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Namun, jika hilal tidak terlihat akibat faktor cuaca atau belum memenuhi kriteria, maka bulan Zulkaidah akan digenapkan menjadi 30 hari.


Antisipasi Perbedaan dan Respon Masyarakat

Potensi perbedaan dalam penentuan hari raya selalu menjadi perhatian khusus pemerintah. Melalui Sidang Isbat ini, Kemenag berupaya membangun jembatan dialog antardua metode utama yang populer di Indonesia, yaitu metode Hisab (perhitungan astronomis) dan metode Rukyat (pengamatan visual).

Sejauh ini, sejumlah ormas Islam besar di Indonesia menyatakan akan menghormati apa pun hasil keputusan bersama demi menjaga ukhuwah Islamiyah. Pihak kepolisian dan kementerian terkait juga mulai bersiap mengamankan arus mudik lokal yang biasa terjadi menjelang Lebaran Kurban.


Menanti Pengumuman Resmi Pemerintah

Keputusan akhir mengenai tanggal pasti Hari Raya Kurban kini berada di tangan perwakilan sidang sore nanti. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menunggu hasil pengumuman resmi yang akan disiarkan langsung melalui televisi nasional dan media digital terpercaya.

Dengan adanya keterbukaan informasi ini, diharapkan seluruh umat Muslim di Indonesia dapat menjalankan ibadah di bulan Zulhijah dengan penuh persiapan dan kedamaian.

Bagaimana kesiapan Anda dalam menyambut Hari Raya Idul Adha tahun ini? Apakah Anda sudah menyiapkan hewan kurban terbaik Anda?

Kemenag Gelar Sidang Isbat Idul Adha 2026 Sore Ini
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin